SMKN 5 Banjarmasin Jadi Sorotan Nasional, Raih Penghargaan Tracer Study 100 Persen

BANJARMASIN – SMKN 5 Banjarmasin mencuri perhatian nasional dalam Rapat Koordinasi Finalisasi dan Verifikasi Tracer Study Tahun 2025 yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui BBPPMPV Bispar di Jakarta, 3–5 Desember 2025. Sekolah ini menerima Piagam Penghargaan atas capaian Tracer Study 100 persen dengan jumlah alumni terbesar se-Regional Kalimantan, mencapai 748 lulusan.

Capaian tersebut menempatkan SMKN 5 Banjarmasin sebagai salah satu rujukan nasional dalam pendataan dan penelusuran jejak alumni SMK. Bahkan sejak dimulainya program Tracer Study pada 2021, SMKN 5 Banjarmasin tercatat sebagai satu-satunya SMK di Indonesia yang langsung mencapai 100 persen dari lebih 15 ribu SMK secara nasional.

Kepala SMKN 5 Banjarmasin, Dr. Drs. H. Syahrir, MM, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah kerja kolektif dan perencanaan jangka panjang.

“Tracer Study tidak bisa dikerjakan secara dadakan. Kami menyiapkan sejak siswa masih kelas XII, melibatkan wali kelas, guru BK, BKK, tenaga kependidikan, hingga orang tua alumni. Semua bergerak bersama,” ujar Syahrir, Senin (15/12) siang di ruangannya.

Ia juga menekankan kuatnya kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Pada 2024, sebanyak 240 lulusan SMKN 5 Banjarmasin langsung terserap industri setelah menyelesaikan praktik kerja lapangan.

Deskripsi Gambar

“Data ini menunjukkan kepercayaan industri terhadap lulusan kami, bukan hanya dari sisi kompetensi, tetapi juga karakter dan etos kerja,” tambahnya.

Dalam forum nasional tersebut, Syahrir turut mendorong agar data Tracer Study dimanfaatkan pemerintah sebagai dasar penguatan SMK, terutama dalam pemenuhan sarana praktik dan peralatan pembelajaran.

Penghargaan kepada SMKN 5 Banjarmasin diserahkan bersamaan dengan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan yang berhasil meraih peringkat pertama Regional Kalimantan dan peringkat keempat nasional.

Prestasi ini menegaskan posisi SMKN 5 Banjarmasin bukan sekadar sekolah vokasi, melainkan laboratorium masa depan, tempat data, disiplin, dan kerja sama menjelma menjadi arah bagi pendidikan vokasi Indonesia.[]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *