BPBD Balangan Lakukan Trauma Healing bagi Siswa SD Simpang Bumbuan Pascabanjir

Balangan, Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan pendampingan trauma healing kepada siswa SD Negeri Simpang Bumbuan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis (29/1/2026), sebagai upaya pemulihan psikososial pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan di halaman sekolah dan ruang kelas dengan beragam aktivitas edukatif dan rekreatif, seperti menggambar, bernyanyi, menulis, serta permainan kelompok. Suasana ceria tampak mewarnai kegiatan, menggantikan rasa cemas anak-anak akibat bencana banjir yang sebelumnya terjadi.

JF Analis Kebijakan Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Balangan, Mina Elfa, mengatakan trauma healing ini bertujuan membantu memulihkan kondisi mental dan psikososial anak-anak terdampak bencana.

“Pendampingan ini kami lakukan di Desa Simpang Nadong dan Simpang Bumbuan. Kami berharap kondisi mental dan psikososial anak-anak dapat pulih secara bertahap. Alhamdulillah, hari ini anak-anak terlihat senang dan bergembira,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan trauma healing juga telah dilaksanakan di total 10 desa terdampak banjir bandang, yang terdiri dari sembilan desa di Kecamatan Tebing Tinggi dan satu desa di Kecamatan Halong.

Dalam pelaksanaannya, BPBD Balangan bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3A P2KB PMD) Kabupaten Balangan.

Deskripsi Gambar

JF Penggerak Swadaya Masyarakat Subkoordinator Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Khusus DP3APPKBPMD Balangan, Linuwih Andri Winarti, menyampaikan pihaknya mendukung penuh kegiatan pendampingan psikososial tersebut.

“Kami mendampingi anak-anak melalui aktivitas bermain bersama sebagai bagian dari pemulihan psikososial. Harapannya, anak-anak dapat kembali ceria setelah bencana banjir,” katanya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Simpang Bumbuan, Rohanah, mengapresiasi perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi para siswa pascabanjir.

“Kami berterima kasih atas pendampingan trauma healing ini. Semoga anak-anak kembali gembira dan bersemangat dalam belajar,” ujarnya.

Melalui kegiatan trauma healing ini, BPBD Balangan berharap pemulihan psikososial anak-anak dapat berjalan optimal sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan aman, nyaman, dan penuh semangat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *