BATULICIN – Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) meyakini jika penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP) memberikan andil besar bagi kas daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tanbu Zairullah Azhar, Jumat (24/9) sore.
Menurutnya, dana bagi hasil pusat lebih besar ketimbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rata-rata kontribusi serapannya di Bumi Bersujud hanya mampu terealisasi 10-11 persen.
“Tentu bisa lebih berkontribusi terhadap PAD di Tanbu,” ujarnya.
Sehingga, menurutnya, perlu ada suntikan baru untuk penerimaan kas daerah. Selain itu, potensi seperti Bagi Hasil (PBH) dari Pajak Air Permukaan (PAP) diakui cukup menjanjikan bagi pemda.
“Ini kan sudah diatur ke dalam peraturan Gubernur Kalsel. Semoga lancar, apabila terealisasi potensinya besar,” harapnya.
Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi menjelaskan, dengan adanya dukungan dari Bupati dan Pemkab Tanbu secara penuh dapat memberikan kontribusi tambahan terhadap kas daerah.
“Kami juga sangat berterima kasih atas dukungan penuh Bupati, Sekdakab beserta Bapenda. Semoga kerjasama ini dapat mendorong lebih baik lagi soal PAD di Tanbu,” papar politisi Golkar itu.
Sebagai perwujudannya, Komisi II DPRD Kalsel dan Pemerintah Provinsi akan terus bersinergi serta berkolaborasi seiring kebangkitan perekonomian di provinsi ini mulai berangsur pulih.
“Tentu dukungan turut mengalir. Kita akan terus optimalkan PAP, tak hanya bagi Pemprov saja Pemkab pun diuntungkan,” tuntasnya.[]



