Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Dari 69.000 dosis vaksin Covid-19 yang datang ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), paling banyak penggunaannya adalah masyarakat Kota Banjarmasin.
Menurut Pj Gubernur Kalsel, Safrizal, untuk kegiatan vaksinasi tahap kedua ini, masyarakat yang diprioritaskan untuk mengikutinya adalah para orangtua (lansia), rentan, kemudian pekerja pers, TNI, Polri, serta para guru.
“Gubernur nanti akan mengeluarkan surat edaran kepada bupati dan walikota untuk memulai pelaksanaan vaksinasinya,” ujarnya, pada acara pencanangan vaksinasi Covid-19 di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (03/03) kemarin.
Masih menurut Safrizal, 69.000 dosis vaksin itu merupakan termasuk sedikit bila dibandingkan dengan penduduk Kalsel yang berjumlah sekitar 4 juta orang.
Karena itu, ia tidak ingin ada kabupaten dan kota di provinsi ini yang menyatakan kesulitan menghabiskan jatah vaksinasi yang diberikan.
“Jadi, jangan sampai dinilai menghabiskan 69 ribu vaksin itu susah. Sebab jumlah tersebut jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kalsel,” ucapnya.
Vaksin yang dikirim ke provinsi ini, lanjut Safrizal, akan terus berdatangan dari pemerintah pusat. Disebutkan, pada minggu kedua bulan Maret ini, Kementerian Kesehatan RI akan mengirim lagi vaksin tersebut ke Pemprov Kalsel.
Dalam kegiatan yang dihadiri Plh Walikota Banjarmasin H Mukhyar itu, Safrizal juga mengimbau agar masyarakat Bumi Kayuh Baimbai tetap melaksanakan 5 M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, kemudian tidak berkerumun atau membatasi kerumunan, dan membatasi mobilitas.[]



