Derita Panjang Petani Pasca Banjir Kalsel awal 2021 

  • Whatsapp

Editor : Almin Hatta

BANJARBARU – Banjir pada Januari 2021 lalu masih meninggalkan duka dan derita berkepanjangan bagi para petani di Desa Aluan Besar, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bacaan Lainnya

Menurut Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Wilayah Kalsel, Dwi Putra Kurniawan, lahan pertanian pangan mulai dari sawah padi, tanaman hortikultura, dan kandang-kandang ayam, hingga sekarang masih dalam kondisi rusak berat.

“Sejauh ini belum ada bantuan rehabilitasi lahan dan aksi tindakan nyata, untuk membantu meringankan penderitaan petani, baik dari Pemerintah Kabupaten HST, maupun dari Pemerintah Provinsi Kalsel,” katanya, Selasa (22/6/2021).

Dwi Putra Kurniawan menceritakan, dalam kunjungan ke HST pada Minggu 20 Juni 2021 lalu, pihaknya sempat berdialog dengan M Basri, selaku Ketua Kelompok Tani Desa Alaun Besar.

Disebutkan, Basri yang didampingi 3 orang petani anggotanya, yaitu Ibu Fatimah, Sri Rahmadani, dan Ibu Rahmah, menuturkan bahwa sawah di Desa Bantak, Sirang, Bangkal, Rampakan, dan Desa Rasau, rusak parah akibat tertimbun lumpur tanah merah selutut orang dewasa pada banjir awal tahun lalu tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *