Kepala Dinas Pertanian Harapkan Petani Manfaatkan Curah Hujan

TAMIYANGLAYANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur (Bartim), berharap para petani dapat memanfaatkan curah hujan untuk mempercepat penanam padi musim tanam Asep (April-September) 2022 ini.

“Luas tanaman padi kita pada musim tanam April-September tahun 2022 ini diperkirakan sekitar 2.700 hingga 3.000 hektare, dan agak mundur dari yang seharusnya,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Bartim, Trikorianto SP MM, Rabu (11/5/2022).

Bacaan Lainnya

Menurut Trikorianto, mundurnya penanaman padi pada musim tanam Asep ini lantaran terjadinya keterlambatan tanam pada musim tanam Okmar (Oktober-Maret 2021-2022) lalu, yang sebabkan adanya banjir.

Meski demikian, Trikorianto tetap berharap petani dapat memanfaatkan curah hujan yang masih terjadi selama bulan Mei ini, dengan mempercepat penanaman padi.

“Di samping itu, sebagian petani ada yang baru saja panen padi musim tanam Okmar. Contohnya para petani di Desa Ramania, Kecamatan Patangkep  Tutui, yang panennya saya hadiri beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Trikorianto berharap hujan masih berlanjut untuk beberapa hari ke depan, sehingga bisa  dimanfaatkan oleh petani untuk penanaman padi  yang masih tersisa.

Menurut Rikorianto, hasil penan padi di Desa Ramania cukup bagus. Yakni sekitar 6,4 ton per hektare. 

“Untuk musim tanam Asep ini kita minta kepada para penyuluh pertanian agar tetap mengintensifkan pendampingan kepada petani. Pada prinsipnya, saya minta BPP (Balai Penyuluh Pertanian) bersama penyuluh agar tetap intensif melakukan pendampingan kepada semua petani. Serta mengawal program yang digulirkan pemerintah, agar target hasil panen bisa tercapai,” ucapnya.

Disebutkan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim kemarau tahun 2022 ini untuk wilayah Kabupaten Bartim pada pertengahan hingga akhir Juni.

“Jadi, kalau memang hujan masih turun hingga beberapa waktu ke depan, petani masih bisa melanjutkan penanaman padi musim Asep ini,” tutur Trikorianto.[]

 

Editor : Almin Hatta

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.