Kalsel Cari Solusi untuk Honorer ke Jakarta

  • Whatsapp
DPRD Kalsel bersama eksekutif di BKD DKI Jakarta, Jumat (17/6).

JAKARTA – Komisis I DPRD Kalsel mendatangi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Jumat (17/6). 

Rombongan tersebut juga diikutsertai pihak eksekutif, di antaranya BKD, Biro Organisasi, Biro Hukum, dan Balitbangda.

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel Suripno Sumas mengungkapkan, kegiatan itu bertujuan untuk mencari solusi terkait rencana penghapusan honorer di instansi pemerintahan pada 2023 mendatang.

“Perlu ada solusi terbaik agar tidak ada yang dirugikan atas kebijakan dari Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini,” ujar politisi PKB tersebut.

Anggota Komisi I DPRD Kalsel lainnya Haryanto menambahkan, di Kalsel saat ini terdapat sebanyak 11 ribu honorer yang menggantungkan hidup di instansi pemerintahan. 

“Harus hati-hati dalam membuat kebijakan, mereka itu manusia semua lho,” ujarnya.

Plt Kepala BKD Kalsel Syamsir Rahman mengatakan, honorer masih diperlukan. Menurutnya, jumlah aparatur yang pensiun tidak sebanding dengan jumlah yang ada.

“Kami berharap banyak, agar proses perekrutan CPNS dan PPPK nantinya diserahkan kepada pemerintah daerah, karena daerahlah yang lebih paham terkait keadaan dan kebutuhan di Kalsel,” katanya.

Jakarta juga punya harapan yang sama, seleksi ASN diselenggarakan oleh daerah.

Kepala BKD DKI Jakarta Maria Qibtya berpendapat, kepala BKD di masing-masing daerah harus merapat bersama untuk membicarakan hal ini, dan menyampaikan kendala-kendala yang hampir sama ini ke Badan Kepegawain Negara. 

“Ini harus kita carikan jalan keluarnya,” pungkasnya.[]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.