Mahasiswa Poliban Bahas Kesenian ‘Bapandung’ untuk Ajang Nasional

Diposting pada

BANJARMASIN – Politeknik Negeri Banjarmasin menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan mengusung kesenian Bapandung sebagai bahasannya, Kamis (1/6/2023) siang di Banjarmasin.

Kegiatan tersebut digelar setelah sebelumnya, mahasiswa Poliban lolos dalam seleksi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2023 yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). 

Mahasiswa Program Studi D3 Akutansi yang terdiri dari Nabila Ahya Syaffitri sebagai ketua tim, Muhammad Akmal, Evie Martha Hidayat L, Nur’ Alima, dan Muhammad Mujahidin itu mengusulkan program dengan judul “Pemberdayaan Seniman Muda Kota Banjarmasin Melalui Bimtek dan Aksi Pamandungan sebagai Upaya Revitalisasi Tradisi Lisan Bapandung Bidang PKM-PM (Pengabdian kepada Masyarakat)”. Tim ini didampingi dosen mereka Nailiya Nikmah.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya revitalisasi seni Bapandung,” ucap ketua tim Nabila.

Upaya mahasiswa Poliban ini pun mendapat sambutan yang baik dari pegiat seni Bapandung. Salah satu seniman Bapandung, Riza Fahlipi mengaku jika sebelumnya merasa kesulitan dalam mengangkat seni tutur lisan tersebut di era sekarang. “Karena harus bersaing dengan ke-modern-an,” ujarnya.

Meski demikian, Riza dan seniman Bapandung lainnya juga tengah melakukan upaya metamodernisme dalam kesenian tersebut.

“Kami menyesuaikan selera remaja zaman sekarang,” ujarnya.

Riza berharap, bimtek yang digelar Poliban dapat membantu mengenalkan, bahkan mengajak generasi muda ikut melestarikan kesenian Bapandung.

Apresiasi juga datang dari Ketua Dewan Kesenian Banjarmasin (DK-BJM) Hajriansyah. Kegiatan yang digelar mahasiswa Poliban ini diharapkan menjadi corong informasi bagi seni tradisi yang dalam beberapa tahun terakhir dihidupkan kembali oleh figur Abdussukur MH (Alm).

“Revitalisasi tentu saja sebuah upaya yang baik dan strategis dalam pemetaan dan pemajuan kesenian tradisional ini di tengah kemajuan dunia digital hari ini,” kata Hajri.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *