Banjarbaru – Dalam rapat kerja yang digelar pada Rabu, 8 November 2025, Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bertemu dengan General Manager Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Donny Soebardono, untuk membahas pengembangan dan pemanfaatan area bandara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
Ketua Komisi III, Apt. Mustaqimah, S.Farm., menekankan pentingnya peran strategis bandara dalam meningkatkan ekonomi lokal. Ia juga mempertanyakan sejauh mana upaya pengembangan bandara yang dapat berdampak pada peningkatan kapasitas, kualitas pelayanan, serta kontribusi terhadap ekonomi masyarakat.
“Kami ingin mengetahui rencana pemanfaatan area bandara, khususnya kerja sama dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan pelayanan bagi pengguna bandara,” ujar Mustaqimah.
General Manager Bandara Syamsudin Noor, Donny Soebardono, mengungkapkan sejumlah rencana strategis, termasuk perubahan tata letak (re-layout) untuk mengoptimalkan area bandara, menyediakan ruang bagi UMKM, meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan penumpang, serta membangun infrastruktur pendukung.
“Pengembangan ini bertujuan mendorong ekonomi lokal melalui UMKM, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat ekonomi regional,” jelas Donny.
Ia menambahkan, salah satu fokus utama adalah memanfaatkan bandara sebagai penghubung ekonomi lokal dan regional, menciptakan peluang usaha baru, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas bandara.
Ketua Komisi III, Mustaqimah, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan bandara sebagai pusat ekonomi dan pariwisata di Kalsel.
“Kami berkomitmen mendukung pengembangan Bandara Syamsudin Noor untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas Mustaqimah.
Langkah selanjutnya dari pihak bandara adalah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pengembangan, memanfaatkan area untuk UMKM, serta memastikan proses evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan. Komisi III DPRD Kalsel juga berencana melakukan pemantauan rutin terhadap progres pengembangan tersebut.
Dengan peran strategisnya, pengembangan Bandara Syamsudin Noor diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal dan regional di Kalimantan Selatan.



