Adaro Spectapreneur Dorong UMKM Tabalong Berinovasi dan Mendunia

Diposting pada

TABALONG – Talkshow Adaro Spectapreneur dengan tema “UMKM Inovatif, Penggerak Ekonomi Berkelanjutan” digelar di Tanjung Expo Center, Jumat (12/9).

Acara ini menjadi ruang berbagi gagasan antara pelaku usaha, pemerintah, dan pihak swasta dalam memperkuat peran UMKM Tabalong.

Direktur Operasional PT Adaro Indonesia, Wahyu Sulistiyo, menekankan bahwa inovasi adalah syarat utama agar UMKM mampu bertahan dan bersaing.

“Kalau ingin bersaing, kita harus berinovasi. Tanpa inovasi, kita akan tertinggal,” ujarnya.

Wahyu merinci tiga kunci untuk memulai inovasi, yakni berani melakukan riset dan mencoba, memulai dari hal kecil, serta memiliki mental adaptif. Menurutnya, kemampuan bersaing tidak semata ditentukan oleh harga, tetapi juga pelayanan, variasi produk, dan pemanfaatan teknologi.

Ia menambahkan, Adaro Spectapreneur hadir dengan paket program lengkap untuk memperkuat perekonomian lokal.

“Ekosistem di Tabalong sudah baik, pemerintah dan swasta saling mendukung. Tinggal bagaimana para pelaku UMKM berani melangkah,” tegasnya.

Sejalan dengan itu, Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, menegaskan komitmen pemerintah melalui program Tabalong Smart. Salah satunya adalah dukungan pinjaman tanpa bunga maupun biaya administrasi bagi UMKM dan petani.

“Sinergi antara pemerintah, swasta, dan pengusaha harus terus dijaga agar pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pengalaman nyata juga datang dari Fariz, pemilik Dapur Sasha, juara Bisnis Eksis 2024. Ia mengaku usahanya sempat terpuruk sebelum bergabung dengan Adaro Spectapreneur.

“Ada banyak manfaat yang saya dapat. Alhamdulillah sekarang produk kami bahkan sudah sampai Dubai dan Mekkah,” tuturnya.

Dengan semangat inovasi, keberanian beradaptasi, serta dukungan ekosistem yang solid, UMKM Tabalong diharapkan mampu tumbuh lebih kuat, berdaya saing, bahkan menembus pasar global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *