Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Sebanyak 15 personel Lanal Banjarmasin langsung mengevakuasi korban mobil truk Fuso bermuatan barang campuran yang tercebur ke Sungai Barito di kawasan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu malam (12/9/2021).
Truk Fuso naas ini seharusnya masuk ke dalam KM Kirana IX yang akan berangkat dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ke Surabaya pada pukul 20.30 Wita (11/9). Namun naas, sopir kehilangan kendali saat akan berbelok ke kiri. Truk yang dikemudikannya kemudian menghantam bolder dermaga, sehingga oleng, dan kemudian terjun ke Sungai Barito.
Mendapat kabar tentang kecelakaan tersebut, sebanyak 15 personel Lanal Banjarmasin terdiri dari anggota Pos TNI AL Trisakti, anggota KAL Kumai II-13-51, dan Tenaga Medis Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin, yang dipimpin langsung oleh Danpos TNI AL Trisakti Letda Laut (S) Bambang Zatmiko, langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian dengan menggunakan sarana 3 unit Speed Boat Patroli untuk melaksanakan SAR (Pertolongan dan Evakuasi).
Dalam proses evakuasi ini, ada 7 korban yang berhasil diselamatkan. Yakni Suparman (42 thn), Sarmi (42), Sumiran (40), Haryono (35), Harminto (26), Fredi (22), dan Nanang (32). Sedangkan 2 korban lainnya, yakni Mustofa (28) dan Sadir (35), hingga berita ini ditulis masih dalam proses pencarian.
Mengetahui masih ada dua korban yang belum diketahui nasibnya, Letda Laut (S) Bambang Zatmiko langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk melakukan pencarian korban hilang.
Sebagai informasi, unsur-unsur yang terlibat dalam pencarian korban hilang ini terdiri Tim SAR Gabungan dari Lanal Banjarmasin, yaitu Pos TNI AL Trisakti dan KAL Kumai II-13-51, Ditpolairud Polda Kalsel, Basarnas Provinsi Kalsel, serta dibantu oleh masyarakat setempat dan para nelayan lokal.
Sampai berita ini ditulis, Tim SAR Gabungan masih melaksanakan pencarian terhadap 2 korban yang belum ditemukan.
Sedangkan proses evakuasi Truk Fuso yang tenggelam, akan dilaksanakan pengangkatan dan penyelaman lebih lanjut dengan memperhatikan cuaca di laut.
Di tempat terpisah, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Herbiyantoko MTr Hanla, mengatakan, pelaksanaan SAR ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan aksi cepat personel Lanal Banjarmasin yang bertugas di Pos TNI AL Trisakti.
“Kegiatan SAR hari ini merupakan aksi cepat oleh personel Lanal Banjarmasin yang bertugas di POS TNI AL Trisakti, dengan menggunakan sarana dan prasarana yang ada, untuk memberikan pertolongan dan penyelamatan terhadap para korban dengan maksimal,” ucap Danlanal kepada awak media.
Danlanal juga mengatakan, jika musibah seperti ini kembali terjadi, TNI Angkatan Laut (AL), dalam hal ini Lanal Banjarmasin, siap sedia dengan instansi terkait untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat.
“TNI AL, dalam hal ini Lanal Banjarmasin, akan selalu siap bersinergi dengan instansi terkait dalam memberikan bantuan dan pertolongan kepada segenap masyarakat yang membutuhkannya,” tegasnya.
Mengenai pencarian 2 korban yang belum ditemukan, dan proses penyelamatan serta pengangkatan kendaraan bersama muatannya, akan tetap dilanjutkan, agar tidak mengganggu alur pelayaran di perairan Sungai Barito dan kapal-kapal yang akan bersandar di Pelabuhan Trisakti.[]



